Breaking News

BARU & PENTING : NASIHAT SYAIKH SOLIH AS SUHAIMI Hafidzahullah terkait fitnah saat ini


BARU & PENTING
Nasihat Emas Seorang Ulama Kibar Madinah KSA
Guru kami, Syekh Solih As Suhaimi, hafizhahullah berkata:

“Segala puji milik Allah, shalawat dan salam tercurah kepada Rasulullah, wa ba’du…
Kepada saudara-saudaraku dari Indonesia dan kaum muslimin yang mendengarnya. Aku berwasiat kepada mereka dan kepada diriku untuk bertakwa kepada Allah ‘azza wa jalla, serius dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu syar’i yang bersumber dari kitab Allah ta’ala dan sunnah RasulNya shallallahu ‘alaihi wasallam, berjalan di atas manhaj salaf yang shalih, jauh dari sikap ifrath dan tafrith (berlebihan dan mengentengkan).
Juga serius dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, menyibukkan diri dengan ilmu, janganlah menyibukkan diri kalian dengan para perampok jalanan, janganlah kalian menyibukkan diri dengan qila waqala (kata fulan dan kata ‘allan/ katanya dan katanya), janganlah kalian menyibukkan diri dengan mengelompokkan/ mengkotak-kotakan saudara-saudara kalian, janganlah menyibukkan diri dengan permusuhan dan perselisihan yang terjadi diantara sebagian penuntut ilmu melalui media-media sosial yang terus berkelanjutan tiada hentinya.
Tuntutlah ilmu, tinggalkan para perampok jalanan, hendaklah kalian berkumpul di atas hal ini.
Barangsiapa yang datang kepada kalian dan menyampaikan kepada kalian perkataan Allah dan RasulNya, serta menyebarkan manhaj salaf, maka terimalah.
Barangsiapa yang datang kepada kalian, ia menginginkan perpecahan diantara kalian, maka usirlah, siapa pun dia.
Shalawat, salam dan barakah dari Allah tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarganya dan para sahabatnya.
Direkam (wasiat) ini pada hari Sabtu, 8 Jumadats Tsaniyah, 1436 H.
Aku kembali menekankan kepada ikhwah untuk menjauhi perselisihan dan permusuhan, berpegang dengan kitab Allah ‘azza wa jalla dan sunnah RasulNya shallallahu ‘alaihi wasallam, berjalan di atas manhaj salaf yang shalih, tidak menyia-nyiakan waktu dengan perkataan fulan dan fulan, serta mengelompokkan/ mengkotak-kotakan fulan dan menghukumi fulan.”
Madinah KSA, Sabtu, 8 Jumadats Tsaniyah 1436 H

Ditulis oleh : Ustadz Syuhada Al Iskandar hafidzahullah

Tidak ada komentar