Breaking News

Benarkah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam Hadir di majelis-majelis perayaan Maulid dan sejenisnya?


Benarkah Nabi kita hadir dalam majelis-majelis perayaan maulid[Hukum Berkumpul untuk acara Maulid dan Pengakuan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasalllam hadir dalam majelis. Pent]
Soal 5: Apa hukum berkumpulnya orang-orang untuk acara Maulid dengan pengakuan mereka bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasalllam menghadiri majelis-majelis mereka? Dan apakah perkumpulan ini sah secara syari’at? Dan apa yang sepantasnya bagi kita untuk melakukannya pada hari kelahiran Nabi shallallahu ‘alaihi wasalllam, dan kapan Beliau dilahirkan? Pada hari apa? Bulan apa? Tahun berapa? Dan apakah Nabi shallallahu ‘alaihi wasalllam hidup di dalam kuburnya sekarang ataukah tidak?
Jawab 5:

Berkumpulnya orang-orang untuk menghidupkan malam kelahiran/Maulid dan membaca sejarahnya adalah tidak disyari’atkan. Bahkan itu adalah bid’ah yang diada-adakan. Sedangkan pengakuan mereka; bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasalllam menghadiri majelis-majelis mereka adalah kedustaan. Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wasalllam hidup di dalam kuburnya dengan kehidupan alam barzakh, merasakan kesenangan didalamnya dengan kenikmatan Jannah/Surga, dan bukan seperti kehidupan di dalam dunia. Sebab sesungguhnya Beliau telah wafat, dimandikan, dikafani, dan dishalati dengan shalat jenazah dan juga sudah dikubur sebagaimana yang lain. Dan Beliau orang yang pertama kali nanti dibangkitkan dari kuburnya pada hari kiamat. Dan sungguh Allah ta’ala telah berfirman mengajak bicara kepadanya: “Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula).” “Kemudian sesungguhnya kamu pada hari kiamat akan berbantah-bantah di hadapan Rabbmu.” [QS Az Zumar 39:30-31]
Dan Dia subhanahu berfirman: “Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati.” “Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat.” [QS Al Mukminun 23:15-16]
Wabillahi taufiq, washallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wasallam.
Al Lajnah Ad Daimah Lilbuhutsil ilmiyah wal ifta
Ketua: Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
Wakil ketua: Abdurrazaq Afifi
Anggota: Abdullah Ghudayan
Anggota: Abdullah bin Qu’ud

Alih Bahasa: Miftahudin bin Ahmad Nur Asbani
Selasa, 1 Rabi’ul Awal 1436 H

http://mahad-ibnulqoyyim.com/?p=158

Tidak ada komentar